Omset Wakaf Nazhir di Bogor Capai Belasan Miliar

BOGOR – Di tengah-tengah kegiatan “Pembinaan Kewirausahaan Wakaf Produktif” yang diselenggarakan Direktorat Pemberdayaan Wakaf Kementerian Agama d

Kisah Wakaf Sumur Utsman bin Affan
Wakaf Mengubah Mindset dari Konsumtif ke Produktif
BWI Akan Luncurkan Gerakan Wakaf Indonesia Pada Rakornas 2020

BOGOR – Di tengah-tengah kegiatan “Pembinaan Kewirausahaan Wakaf Produktif” yang diselenggarakan Direktorat Pemberdayaan Wakaf Kementerian Agama dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, di Bogor, Kamis (18/7), terungkap hasil pengelolaan wakaf sudah ada yang mencapai Rp18 miliar per tahun.

 

K.H. Ahmad Rodja, pengasuh pesantren Darul Muttaqin, Parung, menyampaikan bahwa omset pengelolaan wakafnya dalam setahun telah mencapai Rp18,5 miliar. Usaha yang ia kembangkan berupa tambak ikan lele, perkebunan, mini market, dan lain-lain. Hasil dari pengelolaan tersebut digunakannya untuk membiayai para santri kurang mampu, gaji guru, dan santunan orang-orang miskin.

 

Menanggapi hal tersebut, Thobib Al-Asyhar, salah seorang narasumber dalam kegiatan tersebut, berharap agar para nazhir yang belum mengelola aset-aset wakaf secara produktif bisa belajar dari para nazhir yang telah sukses. Sebaliknya, ia berharap, nazhir yang telah berhasil bisa membagikan ilmu dan pengalamannya kepada nazhir-nazhir yang lain agar perkembangan wakaf semakin cepat dan memberi manfaat lebih besar kepada umat.

 

“Jadikan momentum pertemuan ini untuk membangun spirit berwirausaha dalam memberdayakan wakaf secara produktif,” ujarnya. (bimas-islam/nurkaib)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: