Pemakaman Ramah Lingkungan

Bandung - Semakin sempit dan tidak asrinya lahan pemakaman di daerah perkotaan, membuat lembaga wakaf "WAKAFPRO99" akan bekerja sama dengan Harian Umu

DPRD PPU Ajukan Perda Zakat Wakaf
Peluang Kemitraan Investasi Wakaf Produktif
PCNU Ngawi Genjot Gerakan Wakaf

Bandung – Semakin sempit dan tidak asrinya lahan pemakaman di daerah perkotaan, membuat lembaga wakaf “WAKAFPRO99” akan bekerja sama dengan Harian Umum (HU) Pikiran Rakyat (PR) untuk pogram “Wakaf Taman Pemakaman Muslim”. Dalam program tersebut, pemakaman akan diciptakan menjadi tempat yang menyenangkan dan ramah lingkungan. Bahkan, bisa dijadikan tempat berwisata.

“Kami akan membuat citra pemakaman tidak akan lagi menakutkan. Mengingat, kumuhnya suasana pemakaman saat ini,” tutur Director WAKAFPRO99 Lutfhfi Afandi saat melakukan kunjungan ke HU “PR” Jalan Asia Frika no. 77 Bandung, (19/7).

Lebih lanjut dia juga menjelaskan, bahwa saat ini lahan pemakaman menjadi kebutuhan yang mendesak. “Kami sudah survei dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman, dalam satu tahun sekitar enam ribu jiwa lebih, orang meninggal. Namun kenyataannya, saat ini untuk lahan tersebut hanya bisa menampung kurang dari sepuluh persen saja,” Luthfi menjelaskan

Selain itu, nantinya taman wakaf tersebut akan menjadi tempat pemakaman yang gratis bagi masyarakat yang tidak mampu. Sedangkan untuk orang yang akan memberikan wakaf, akan dibrikan kapling khusus. Wakaf juga nantinya akan ditetapkan, senilai sepuluh juta rupian. Namun untuk memudahkan, biaya tersebut juga bisa dicicil.

“Nantinya, orang yang berwakaf tersebut juga telah menyumbangkan sebagian hartanya untuk dhuafa. Pasalnya, nanti kami akan mengalokasikan dana tersebut untuk lahan pemakaman mereka,” ujar Lutfhfi.

Walaupun saat ini program tersebut baru sebuah konsep, akan tetapi sebagian besar masyarakat sudah merespon baik hal tersebut. “Kami masih mencari lahan. Namun, sampai saat ini kami merencanakan untuk lahan tersebut berada disekitar ruas tol 105/106,” katanya.

Dia juga menambahkan, masih kurangnya dana saat ini menjadi kendala program tersebut. Mengingat, program ini adalah program yang berbentuk sosial. “Kalau bisnis bisa cepat, tinggal pinjam uang ke bank dan seterusnya kita jual per kapling,” katanya.

Sementara itu, untuk membiayai pengembangan serta perawatan kedepan. Program ini juga dirancang untuk mempunyai program lain didalamnya yang terintegrasi. Pasalnya, program ini adalah program panjang. “Kedepan juga kami akan menjadikan taman pemakaman ini menjadi tempat wisata spiritual. Selain itu, kami juga berfikir untuk membuat pesantren yang nantinya apabila ada orang yang meninggal bisa disolatkan oleh para santri disana,” tutur Lutfhfi.

Dia berharap, kedepan program ini akan berjalan lancar. Selain itu, Taman Pemakaman Muslim ini dapat meringankan kesulitan masyarakat yang tidak mampu. Mengingat, mahalnya lahan pemakaman saat ini. “Hasil survei kami, faktanya di lapangan untuk biaya pemakaman saja bisa mencapai 700 ribu sampai dua juta. Sedangkan uang sebesar enam ratus ribu saja sudah sangat sulit bagi orang yang tidak mampu,” dia menjelaskan.

Sementara itu Direktur Utama HU PR Joko Hendrarto menyambut baik ajakan kerjasama “WAKAFPRO99” . Lebih lanjut PR akan berdiskusi kembali bersama lembaga wakaf tersebut untuk langkah selanjutnya. (CA-11/A-147/PR)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: