Press Release Luncurkan Cakeb Ramadan, Wakaf Salman ITB Semangat Sebar Manfaat Hingga Ke Pelosok Indonesia

Press Release Luncurkan Cakeb Ramadan,  Wakaf Salman ITB Semangat Sebar Manfaat Hingga Ke Pelosok Indonesia  - IMG 20220401 WA0011 - Press Release Luncurkan Cakeb Ramadan,  Wakaf Salman ITB Semangat Sebar Manfaat Hingga Ke Pelosok Indonesia

Wakaf Salman ITB luncurkan rangkaian program Cakeb, Cari Keberkahan Ramadan dalam konferensi pers khusus pada hari Jum'at, 1 April 2022 di Jl. Ganesha

Kekekalan Harta Benda Wakaf
Perbedaan Wakaf Uang dan Wakaf Melalui Uang
Update Daftar Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Penerima Wakaf Uang (PWU) Oktober 2021

Wakaf Salman ITB luncurkan rangkaian program Cakeb, Cari Keberkahan Ramadan dalam konferensi pers khusus pada hari Jum’at, 1 April 2022 di Jl. Ganesha No. 7, Coblong, Kota Bandung. Program-programnya menjangkau Masjid Salman ITB hingga masjid-masjid lokal di Jawa Barat dan masjid mualaf di Banten.

Direktur Wakaf Salman ITB, Ir. Hari Utomo menyampaikan “Kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah Ramadan kepada teman-teman semua dan seluruh wakif, donatur maupun masyarakat semua. Kita semua tahu bahwa bulan Ramadan ini adalah bulan terbaik, surga dibuka dan semua catatan amal baik diterima Allah. Pada kesempatan ini Wakaf Salman menyampaikan ada tiga program Ramadan.”

Program-program Cakeb Ramadan 1443 H/ 2022 M Wakaf Salman ini mengusung 3 program utama dan berbagai program edukasi spesial Ramadan. Pertama, Program Borong Berkah Ramadan berisi paket wakaf untuk tiga sektor penting melalui Wakaf Rumah Sakit Salman JIH Bandung (sektor kesehatan), Wakaf Sarana Prasarana Masjid Salman ITB (sektor keagamaan), dan Wakaf Pendidikan Khairina (sektor pendidikan). Ketiganya diharapkan dapat menjadi jalan bagi masyarkat khususnya Muslim untuk memborong atau meraih sebanyak-banyaknya berkah pahala jariyah pada bulan Ramadan.

“Pada prinsipnya kita ingin buat rumah sakit yang melalui rumah sakit itu kita berkhidmat kepada masyarakat. Alhamdulillah kemarin pada 30 Maret 2022, kami telah melakukan Peletakan Batu Pertama Gedung Healthcare Center Rumah Sakit Salman JIH Bandung yang turut dihadiri oleh Pemerintah Kab. Bandung Dr. H. Erik Juriara M. Si., Majelis Pembina YPM, Prof. Ir. H. Hermawan K. Dipojono MSEE, Ph.D., Ketua YPM Salman ITB, Dr. Ir. Syarif Hidayat, Prof. KH. Miftah Faridl, Perwakilan Wakif Anwar Sanusi, dan Perwakilan Alumni Ir. Hatta Rajasa,” ungkap Hari Utomo.

Selain itu, mengenai program Wakaf Sarana dan Prasarana Masjid Salman ITB yang berusia hampir 60 tahun. Hari Utomo memberitahukan bahwa langkah selanjutnya, masjid ini paling tidak bisa menjadi contoh masjid sustainability environmental yang turut berkontribusi bagi kepentingan dunia, bermanfaat dan bisa dipakai dengan nyaman oleh jamaah.

Hari Utomo melanjutkan, “Wakaf Salman ITB memiliki aset wakaf di daerah Cimenyan yang namanya Kompleks Pendidikan Khairina sebagai model pembinaan desa di mana ada fasilitas pendidikan terpadu. Dari segi sosial kita juga mengembangkan urban farming, serta pengembangan desa sekitar.”

Cakeb Ramadan juga mengajak masyarakat untuk gotong royong membenahi fasilitas ibadah yang tersedia. Melalui program 99 Masjid Ramadan, Wakaf Salman bersinergi dengan masjid-masjid lokal se-Jawa Barat di luar Masjid Salman ITB untuk melengkapi kebutuhan sarana prasarana. Agar layak dan nyaman digunakan jamaah beribadah selama Ramadan berikut hari-hari ke depan.

Wakaf Salman ITB juga telah menyebarkan sekitar 5.000 Al-Qur’an melalui Sedekah Syiar Sejuta Mushaf Al-Qur’an ke seluruh Indonesia. “Pada prinsipnya kita ingin menyebarkan kebaikan kepada seluruh saudara kita di Indonesia,” ungkap Hari Utomo.

Manajer Divisi Program, Bayu Rian mengatakan, “Kita tidak hanya berusaha menyebarkan manfaat untuk Masjid Salman ITB dan sekitarnya tapi juga saudara-saudara kita di luar sana. Seperti program baru untuk Mualaf. Kenapa program mualaf penting, karena sebisa mungkin kita merangkul saudara-saudara se-Islam kita untuk belajar agama bersama. Kami bekerja sama dengan Baitul Wakaf Indonesia untuk mendirikan fasilitas di Badui. Untuk bisa kita bina bersama di kawasan terpadu. Hunian yang layak, dan sarana terpadu berupa pesantren juga sarana ekonomi. Harapannya ini bisa terbangun dan tersebar lebih luas lagi dampaknya. Kami berusaha merangkul semua kalangan, semua golongan, mari kita bersama-sama berkontribusi melalui Wakaf Salman untuk bisa menyebar kebermanfaatan yang lebih luas.”

Program terakhir yang diusung dan fresh dalam Cakeb Ramadan tersebut bernama Desa Wakaf Mualaf Badui. Berangkat dari kebutuhan hidup dan fasilitas ibadah Mualaf Badui yang minim, Wakaf Salman dan Baitul Wakaf berkolaborasi untuk menjadi perpanjangan tangan masyarakat dalam menyalurkan kebaikan kepada Mualaf Badui.

Terkait program baru Wakaf Salman ITB ini, Hari Utomo menerangkan, “Ini salah satu kontribusi kami untuk membantu para mualaf untuk menghadapi kendala-kendala. Kita bekerja sama untuk memberikan fasilitas satu integrated kompleks mulai dari rumah ibadah, fasilitas dan lainnya, untuk belajar keislaman, kehidupan, Tanpa dukungan para wakif, program itu tidak bisa terlaksana.”

Kolaborator program Desa Wakaf Mualaf Badui, Baitul Wakaf Indonesia diwakili oleh Rahmat menjelaskan bahwa, “Satu hal yang kita inginkan adalah bagaimana mereka tidak berjuang sendiri. Hampir di semua pelosok, berbicara dengan Islam, kebanyakan mereka berjuang sendiri. Begitu juga dengan Badui, ketika mereka keluar, beragama Islam, mereka keluar dari adat. Ada fasilitas yang mereka butuhkan, pekerjaan, dan sebagainya. Dengan adanya kerjasama ini, harapannya manfaatnya bisa lebih besar dan lebih luas. Bisa bermanfaat dan digulirkan lebih luas lagi.”

“Yang kita lakukan pertama terkait budaya, ketika kita merekonstruksi bangunan maka fasilitas rumahnya kita samakan dengan rumah yang biasa mereka tinggali. Dengan kayu, dan sebagainya. Kedua kita bantu dengan sarana ekonomi. Kita bebaskan lahan, silakan mereka bisa gunakan untuk meneruskan kehidupan,” sambung Rahmat.

“Semoga apa yang kita lakukan bersama menjadi kebaikan (di) bulan Ramadan. Saya yakin ke depan perkembangan wakaf di Indonesia akan lebih bagus. Ini merupakan perkembangan besar masyarakat Indonesia,” ucap Hari Utomo menutup acara konferensi pers peluncuran rangkaian program Cari Keberkahan Ramadan, Cakeb Wakaf Salman ITB.

Wakaf Salman ITB mengundang seluruh masyarakat Indonesia untuk turut terlibat dalam rangkaian Cari Keberkahan Ramadan, Cakeb. Hadir juga berbagai rangkaian edukasi di luar program-program wakaf yang ditawarkan, sejak hari pertama Ramadan hingga sepuluh malam terakhir yang penuh dengan keistimewaan. Semua informasi seputar rangkaian Cakeb Ramadan Wakaf Salman, kajian Salman maupun kajian offline atas kolaborasi dengan majelis taklim se-Bandung Raya, dapat ditemukan di Instagram @wakafsalman.itb atau langsung ke laman pendaftaran di wakafsalman.or.id

 

Bandung, 1 April 2022
Wakaf Salman ITB
Narahubung: Call Center Wakaf Salman 0811 2441 444

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: