Kisah Sedekah 1 Buah Delima Ali bin Abi Thalib Diganti 10 Kali Lipat

Kisah Sedekah 1 Buah Delima Ali bin Abi Thalib Diganti 10 Kali Lipat  - Kisah Sedekah Buah Delima Ali bin Abi Thalib - Kisah Sedekah 1 Buah Delima Ali bin Abi Thalib Diganti 10 Kali Lipat

Pada suatu hari, Istri Ali bin Abi Thalib, Fatimah binti Muhammad yang sedang sakit karena ngidam, dia meminta pada, suaminya untuk dibelikannya buah

Menggalakkan Wakaf di Kalangan Milenial
Materi Khutbah Jumat: Wakaf Dan Ekonomi Syariah
Ingin Tahu Produk Wakaf Inovatif BWI, Ayo Kunjungi Boothnya di ISEF Pekan Ini

Pada suatu hari, Istri Ali bin Abi Thalib, Fatimah binti Muhammad yang sedang sakit karena ngidam, dia meminta pada, suaminya untuk dibelikannya buah delima.

Saat itu Ali bin Abi Thalib, dikisahkan sedang tidak punya uang sehingga ia terpaksa meminjam uang kepada sahabatnya. Setelah mendapat uang itu, ia pun segera pergi ke pasar untuk membeli buah delima pesanan istrinya tercinta.

Ali bin Abi Thalib berhasil mendapatkan buah delima, lalu bergegas pulang. Dalam perjalanan, ia bertemu dengan seorang pengemis yang kelaparan.

Ia merintih karena belum makan selama beberapa hari. Ali berpikir sejenak, lalu memutuskan untuk membelah buah delima itu. Sebagian untuk si pengemis, dan sebagian lagi ia bawa pulang untuk sang istri.

Fatimah yang mengetahui bahwa buah delima pesanannya tinggal separuh tidak merasa kecewa kepada Ali. Sebaliknya, ia sangat bangga kepada suaminya itu karena begitu baik dan bijak.

“Kenapa Kanda terlihat murung?” Tanya Fatimah ketika mendapati wajah sang suami justeru terlihat murung sesampai dirumah.

Mendengar pertanyaan Fatimah, Ali langsung menjelaskan semua kejadian yang terjadi selama perjalanannya membeli buah delima kepada sang istri.

“Kanda, kalau begitu alangkah lebih baik lagi kalau buah delima itu diberikan saja kepada bapak tua itu lagi! Karena atas ijin Allah SWT, sesaat setelah kanda pergi tadi tubuhku kembali sehat dan segar bugar seperti biasanya.” Kata Fatimah dengan penuh kasih sayang.

Mendengar penjelasan dan permintaan istrinya, wajah Ali langsung berbinar-binar penuh cahaya dan hendak langsung mengantarkan separuh buah delima yang dipegangnya kepada si bapak tua di pinggir jalan tadi.

Tapi tiba-tiba datang seseorang yang mengetuk pintu dan setelah dibuka, ternyata sahabat Salman Al Farisi yang datang atas perintah Rasulullah untuk mengantarkan buah delima merah untuk sang puteri, Fatimah az-Zahra.

“Wahai Ali, ini ada sedikit buah untuk keluarga kalian,” ujar Salman sembari menyerahkan buah delima yang la bawa.

“Terima kasih banyak, Kawan,” balas Ali sambil tersenyum senang. “Subhanallah…. Allah SWT langsung membalas sedekahku tadi dengan jumlah 10 kali lipat. Allah sungguh Maha Pemurah,” ucap Ali, penuh syukur. Fatimah pun gembira mendapat rezeki yang tidak disangka-sangka itu.

Seketika, Salman al-Farisi langsung memberikan sebungkus kantong berisi sembilan buah delima merah itu kepada Ali dan berkata “Ini ada buah delima dari Rasulullah untuk Fatimah.”

“Kalau benar ini dari Rasulullah SAW, pasti jumlahnya sepuluh. Bukan sembilan, hai sahabatku Salman!” Jawab Ali sambil tersenyum kepada Salman.

Mendengar pernyataan Ali, sontak Salman al-Farisi terkaget-kaget dibuatnya.

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: