Puluhan Ribu Al Quran Diwakafkan

Jakarta – Bagi umat muslim, Kitab suci Al Quran wajib dimiliki. Minimal, satu kepala keluarga (KK) harus memiliki satu Al Quran. Sayangnya, Al Quran d

Peran Habib Bugak di Kerajaan Aceh (Tanggapan)
Keanggotaan BWI Masa Jabatan Tahun 2017-2020 Ditetapkan Presiden
BWI Bantu Generasi Qurani

Jakarta – Bagi umat muslim, Kitab suci Al Quran wajib dimiliki. Minimal, satu kepala keluarga (KK) harus memiliki satu Al Quran. Sayangnya, Al Quran dengan kualitas baik kini berharga mahal, antara Rp50 ribu hingga Rp400 ribu. Sehingga sulit warga dari kalangan tidak mampu untuk membelinya. Untungnya, tahun ini APP (Asia Pulp & Paper-Sinarmas Group) menggelontorkan program wakaf 20.000 Al Quran, yang akan disebar ke sejumlah pondok pesantren (ponpes) di Indonesia dan para tokoh ulama.

“Semoga yang kita lakukan bersama pada hari ini tidak hanya menyentuh aspek fisik, tapi juga mampu menyentuh sisi spiritual dari saudara-saudara kami. Kita juga berkesempatan untuk saling berbagi, peduli sekaligus bersilaturahmi,” ujar Hendra Gunawan, Managing Director Corporate Affairs & Communication APP usai menyaksikan penyerahan wakaf 500 Al Quran kepada santri Ponpes Darus Saadah di Cipondoh Tangerang, kemarin.

Dalam kegiatan yang digelar berbarengan dengan buka puasa bersama diisi juga tausiah dari Dr Daud Rasyid. Hadir KH Sumarno Syafei, pemilik Ponpes Darus Saadah dan manajemen APP beserta para perwakilan manajemen Sinar Mas.

Sementara itu wakaf juga diselenggarakan di Mojokerto pada 18 Agustus 2011. APP melalui PT Tjiwi Kimia menyerahkan Al Quran kepada tokoh Nahdhatul Ulama cabang Mojokerto untuk disebarkan ke masyarakat. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf.

“Bagi kami, wakaf ini sarat dengan makna karena Al Qur`an yang diwakafkan diproduksi menggunakan Sinar Tech atau lebih dikenal dengan Quran Paper (QPP), jenis kertas yang kami kembangkan melalui PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Tangerang guna memenuhi kebutuhan umat muslim akan kertas berkualitas, dengan tekstur dan kualitas cetak khusus,” tambah Hendra Gunawan.

Dengan spesifikasi untuk pencetakan kitab suci, kertas ini – yang dalam penggunaan pada kondisi normal dapat bertahan hingga 100 tahun – tersertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia karena diproses mengedepankan kehalalan, baik dari sisi bahan baku, proses produksi, penyimpanan hingga distribusi.

Meski kebutuhan nasional dari waktu ke waktu semakin meningkat, namun sekitar 90 persen produk ini masih diserap oleh pasar ekspor, khususnya di negara Timur Tengah. Wakaf yang dilakukan APP sejak 2008 hingga hari ini telah mendistribusikan lebih dari 11 ribu kitab suci Alquran ke berbagai kelompok masyakarat dan lembaga pendidikan di berbagai lokasi. (aby/sir/pk)

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: