Bangun Kepercayaan Publik, Data Wakaf Perlu Bermigrasi Digital

Bangun Kepercayaan Publik, Data Wakaf Perlu Bermigrasi Digital  - Data Wakaf Perlu Bermigrasi Digital - Bangun Kepercayaan Publik, Data Wakaf Perlu Bermigrasi Digital

Saat ini generasi milenial sangat besar peranannya untuk mengembangkan perwakafan di Indonesia. Dalam sejarah perkembangan Islam, fondasi peradaban d

Professor Mohammad Nuh : Wakaf Lahirkan Kebahagiaan Umat di Dunia dan Akhirat
Menggagas Nazhir Wakaf Profesional
Wapres Sebut Tiga Langkah Besar Wujudkan Wakaf Produktif

Saat ini generasi milenial sangat besar peranannya untuk mengembangkan perwakafan di Indonesia. Dalam sejarah perkembangan Islam, fondasi peradaban dibangun oleh anak-anak muda yang terus ingin melakukan perubahan. Badan Wakaf Indonesia (BWI) melihat anak-anak muda adalah investasi masa depan ekonomi syariah dan filantropi Islam seperti wakaf di Indonesia.

Untuk itu Badan Wakaf Indonesia (BWI) gencar melakukan gerakan literasi dan sosialisasi di kalangan anak muda, terlebih di dunia kampus. Langkah ini penting, untuk menyiapkan generasi yang inklusif terhadap perkembangan zaman dan teknologi dengan basis literasi perwakafan yang baik.

Selain hal diatas, Ketua Pelaksana Badan Wakaf Indonesia, Prof. Mohammad Nuh mengatakan kemajuan perwakafan nasional perlu ditopang system digital yang mumpuni yang nantinya bisa membuat meningkatnya tranparansi data wakaf sehingga kepercayaaan masyarakat akan pengelolaan wakaf semakin meningkat serta kredibiltas para Nazhir (pengelola wakaf) pun juga.

“Untuk membantu literasi dan sosialisasi Wakaf, sudah saatnya melakukan migrasi transformasi digital system untuk perkembangan perwakafan nasional guna meningkatnya kepercayaan masyarakat dan akuntabilitas Nazhir”, ungkap M. Nuh, Ketua BWI.

Senada dengan Ketua BWI, Ventje Rahardjo, Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengungkapkan hal yang sama pada acara konferensi pers virtual Danamon Syariah, Jumat (5/3/2021).

Generasi milenial dinilai berperan besar mengembangkan wakaf uang. Sebab, mereka menguasai perkembangan teknologi dan memahami pemasaran digital yang menjadi kunci pengembangan wakaf uang. “Dalam sejarah perkembangan Islam, fondasi peradaban dibangun oleh anak-anak muda yang terus ingin melakukan perubahan,” ucap Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

COMMENTS

WORDPRESS: 1
  • comment-avatar
    Kiagus Achmad Sarnubi 9 bulan ago

    Selain di kampus, komonitas Generasi melinial juga ada lingkungan masjid yaitu remaja masjid sangat potensial untuk pengembangan Wakaf nasional. Untuk ini perlu di kembangkan colaborasi perwakafan melalui sosialisasi perwakafan di semua kelembagaan Islam yang potensial.

DISQUS: