Muhammadiyah Rangkul Mandiri Syariah

Padang - Pengurus Muhammadiyah Sumbar bersama PT Bank Syariah Mandiri (BSM) telah melakukan penandatanganan kerja sama dalam mengelola wakaf. Penandat

Galang Kerjasama Bangkitkan Wakaf Asia Tenggara
Mengapa Tanah Wakaf Kena Pajak? Ini Alasannya
Sertifikat masjid sangat penting untuk status hukum

Padang – Pengurus Muhammadiyah Sumbar bersama PT Bank Syariah Mandiri (BSM) telah melakukan penandatanganan kerja sama dalam mengelola wakaf. Penandatanganan kerja sama dilakukan Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Dasril Ilyas dengan Kepala Cabang Padang BSM. Dengan adanya kerja sama yang diteken pekan lalu itu, maka nanti terjalin kemitraan dan transaksi seperti penerimaan setoran, pencairan, pelaporan dan investasi wakaf uang antara Muhammadiyah dan BSM.

Menurut Direksi BSM, Hana Wijaya, BSM mengatakan kerja sama ini memungkinkan pemberian layanan yang lebih personal dan membuat kemudahan dalam pengelolaan wakaf ini. ”Dengan sistem informasi teknologi yang dimiliki PT Bank Syariah Mandiri, dapat mempermudah penyetoran dana wakaf,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, BSM juga tercatat sebagai satu dari 9 bank yang ditunjuk pemerintah untuk menerima wakaf uang. ”Saat ini sudah ada 15 outlet kita di Sumbar yang menerima setoran dana wakaf uang dari Muhammadiyah,” jelasnya.

Kendati demikian, Direksi BSM mengungkapkan permasalahan saat ini adalah sulitnya mengumpulkan uang kecil. Pasalnya, biaya yang digunakan mengumpulkan uang kecil lebih besar daripada nilai uang yang dikumpulkan tersebut.

”Oleh sebab itu, wakaf ini bisa dilakukan dengan cara via ATM,” ujarnya. Sementara itu Dasril Ilyas berharap BSM dapat mempromosikan wakaf tunai ini secara maksimal kepada para nasabahnya. Dengan begitu, wakaf tunai yang terkumpul dapat dimanfaatkan mensejahterakan umat. (ldy/padek)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: