BerandaArtikelLakukan Inovasi Wakaf Produktif Sektor Riil, BWI, YMI ITS, dan TeCo Group...

Lakukan Inovasi Wakaf Produktif Sektor Riil, BWI, YMI ITS, dan TeCo Group Resmikan MoU Pengembangan Wakaffee

-

SURABAYA, BWI.go.id Badan Wakaf Indonesia (BWI) bersama Yayasan Manarul Ilmi (YMI) ITS dan CV Teman TeCo Group secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pengembangan proyek wakaf produktif bernama Wakaffee. Acara penandatanganan tersebut berlangsung di lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, pada Rabu (23/9/2026).

Penandatanganan kerja sama strategis ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian acara Waqf Investor Forum. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor ITS, jajaran BWI Perwakilan, serta para nazhir dari berbagai daerah di Jawa Timur. Forum ini dirancang sebagai wadah kolaborasi untuk mempertemukan nazhir, pengelola usaha, investor, dan mitra strategis dalam mendorong akselerasi pengembangan wakaf produktif di Indonesia.

Model Bisnis Kopi Berbasis Wakaf Produktif

Wakaffee hadir sebagai model usaha kopi berbasis wakaf produktif yang mengusung konsep Coffee-to-Go. Inovasi ini mengintegrasikan pemanfaatan aset wakaf secara optimal dengan tata kelola bisnis ritel kopi modern yang dikelola profesional dan akuntabel.

Melalui kemitraan ini, BWI, YMI ITS, dan TeCo Group bersepakat untuk saling berkolaborasi dalam beberapa aspek kunci, di antaranya:

  1. Pengembangan Model Bisnis Wakaffee: Menyusun strategi operasional dan ekspansi usaha yang sesuai dengan prinsip syariah.
  2. Pengelolaan & Pemanfaatan Aset Wakaf: Mengoptimalkan lahan dan aset wakaf agar lebih produktif serta memberikan nilai tambah ekonomi.
  3. Penguatan Ekosistem & Pemberdayaan Masyarakat: Mendorong penciptaan lapangan kerja baru, meningkatkan kapasitas para pelaku usaha, serta membina jiwa kewirausahaan berbasis wakaf.

Memperluas Peran Wakaf di Sektor Riil

Implementasi Wakaffee di kampus ITS Surabaya menjadi langkah awal untuk membuktikan bahwa aset wakaf dapat merambah sektor riil secara kompetitif. Model bisnis ini ditargetkan menjadi percontohan (pilot project) yang siap direplikasi dan dikembangkan di berbagai lokasi wakaf strategis lainnya di seluruh Indonesia.

Kolaborasi ini berhasil menyinergikan tiga elemen utama, yaitu regulator dan pengawas pengelolaan wakaf (BWI), pengelola aset wakaf (YMI ITS), serta pengembang bisnis profesional (TeCo Group) ke dalam satu ekosistem wakaf produktif yang berkelanjutan.

Penulis: Syaikhuddin Bahri Al Fikry ( PSTD, BWI)
Editor : Khayun Ahmad & Taufiq Hidayat (Humas, BWI)

 

Loading

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru