BerandaArtikelBWI Dorong Investasi Wakaf Produktif di Jawa Timur melalui Waqf Investor Forum

BWI Dorong Investasi Wakaf Produktif di Jawa Timur melalui Waqf Investor Forum

-

SURABAYA, BWI.go.id — Badan Wakaf Indonesia (BWI) mendorong penguatan ekosistem wakaf produktif di Jawa Timur melalui penyelenggaraan Waqf Investor Forum di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Rabu (23/9/2026). Forum ini mempertemukan nazhir, pengelola usaha, investor, dan berbagai mitra strategis untuk membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan aset wakaf secara produktif dan berkelanjutan.

Ketua Divisi Pengembangan Strategis dan Transformasi Digital BWI, Ir. Arief Rohman Yulianto, M.M., mengatakan bahwa pengembangan wakaf produktif membutuhkan ekosistem yang mampu mempertemukan aset wakaf dengan kapasitas pengelolaan, operator bisnis, serta sumber pembiayaan. Menurutnya, sinergi antarpihak menjadi salah satu kunci agar aset wakaf tidak hanya dipertahankan keberadaannya, tetapi juga dapat dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas.

“Pengembangan wakaf produktif membutuhkan ekosistem yang mempertemukan aset wakaf, kemampuan pengelolaan, operator bisnis, dan sumber pembiayaan,” ujar Arief.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme nazhir, khususnya dalam pengelolaan aset dan pengembangan investasi wakaf. Karena itu, BWI terus mendorong terbentuknya ruang kolaborasi yang dapat mempertemukan nazhir dengan pengelola usaha, investor, serta mitra strategis sesuai dengan kebutuhan masing-masing proyek wakaf.

Dukungan terhadap forum tersebut juga disampaikan Rektor ITS, Prof. Dr. (HC). Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. Ia mengapresiasi penyelenggaraan Waqf Investor Forum yang dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antarnazhir dalam mengembangkan wakaf produktif.

“Kehadiran para Nazhir dari berbagai wilayah di Jawa Timur pada hari ini menunjukkan bahwa kita memiliki semangat yang sama untuk terus mengembangkan wakaf produktif agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Bambang dalam sambutannya.

Bambang menilai pengembangan wakaf produktif dalam skala besar membutuhkan kerja sama lintas pihak. Potensi wakaf yang besar, menurutnya, perlu dikelola melalui kolaborasi agar dapat dikembangkan secara lebih optimal dan menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Untuk mengembangkan wakaf produktif dalam skala yang besar, tentu tidak cukup jika kita berjalan sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Melalui Waqf Investor Forum, BWI mendorong terbentuknya jejaring antara pemilik atau pengelola aset wakaf, nazhir, pelaku usaha, investor, dan mitra strategis. Jejaring tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang pengembangan proyek wakaf produktif di Jawa Timur sekaligus memperkuat profesionalisme pengelolaan wakaf.

Forum ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas perspektif bahwa wakaf tidak hanya berkaitan dengan aset sosial dan keagamaan, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi instrumen ekonomi yang produktif. Dengan pengelolaan yang profesional dan dukungan investasi yang tepat, aset wakaf dapat dikembangkan untuk menghasilkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Ke depan, kolaborasi antara nazhir, dunia usaha, investor, lembaga pendidikan, dan mitra strategis diharapkan dapat melahirkan lebih banyak proyek wakaf produktif. Langkah tersebut sekaligus memperkuat peran wakaf sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.

Penulis : Syaikhuddin Bahri Al Fikry (PSTD, BWI)
Editor   : Taufiq H. (Humas, BWI)

Loading

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru