Milad ke-15, Sesditjen Bimas Islam Berdoa Semoga BWI Semakin Bermanfaat Dalam Kemajuan Wakaf

Milad ke-15, Sesditjen Bimas Islam Berdoa Semoga BWI Semakin Bermanfaat Dalam Kemajuan Wakaf

Badan Wakaf Indonesia (BWI) tahun 2022 ini menginjakkan usia yang ke-15.  BWI terus berbenah dan memperbaiki kualitas pada berbagai bidang pelayanan d

Forum Nazhir Wakaf Produktif Dukung GNWU
Berkunjung ke RS Mata Achmad Wardi, Ketua BWI: Capaian Baik Harus Terus Ditingkatkan!
Pentingnya Penguatan Skema Pembiayaan Wakaf Produktif

Badan Wakaf Indonesia (BWI) tahun 2022 ini menginjakkan usia yang ke-15.  BWI terus berbenah dan memperbaiki kualitas pada berbagai bidang pelayanan dan tugas utamanya yaitu megembangkan perwakafana nasional di Indonesia.

Hal itu dilakukan dalam rangka mewujudkan Mengabdi dan Melayani  untuk tumbuh dan berkembang bersama memajukan perwakafan nasional.

Dalam miladnya  kali ini BWI mendapatkan ucapan selamat dari  Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), M. Fuad Nasar , Rabu (13/07/2022).

“Selamat milad ke-15 BWI. Semoga dalam usianya yang genap 15 tahun, selalu memberikan manfaat terbaik terhadap pemajuan gerakan wakaf untuk kesejahteraan umat dan masyarakat Indonesia,” kata Sesditjen di Jakarta

mengucapkan selamat milad ke-15 kepada Badan Wakaf Indonesia (BWI) pada tanggal 13 Juli 2022. Sesditjen berharap, BWI yang secara resmi terbentuk pada 13 Juli 2007, terus memajukan perwakafan Indonesia.

Selain itu, Sesditjen mengatakan, BWI bersama Kemenag perlu terus melakukan langkah strategis untuk mengembangkan perwakafan di tanah air, seperti penguatan ekosistem perwakafan secara nasional dan global, peningkatan kompetensi nazhir wakaf, transformasi layanan digital perwakafan sesuai kebutuhan, pengamanan aset, sosialisasi, dan peningkatan literasi wakaf untuk kalangan masyarakat terdidik dan profesional maupun kalangan awam.

“BWI dan Kemenag punya andil dan peran dalam pembinaan tata kelola wakaf yang baik di negara kita serta menjaga kepercayaan umat terhadap praktik perwakafan, termasuk pengelolaan wakaf uang melalui instrumen keuangan syariah,” ujarnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0