Penghargaan Gubernur untuk Pengembangan Wakaf

 Semarang (25/8/08) | Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang berjasa dalam pengembangan wakaf di Jawa Teng

Wakaf Produktif untuk Rumah Sakit
Kemenkop dan UKM Dorong Koperasi Syariah Kelola Dana Zakat dan Wakaf
Literasi Wakaf Mulai Terbangun Dikalangan Masyarakat

 

Semarang (25/8/08) | Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang berjasa dalam pengembangan wakaf di Jawa Tengah. Mereka di antaranya mantan Gubernur Jateng Mardiyanto yang kini Mendagri, mantan Pangdam IV/Diponegoro Bibit Waluyo, serta pimpinan PT Tensindo Tjipto Siswoyo. Penghargaan itu didasarkan pada peran mereka dalam mengembangkan dan memproduktifkan tanah wakaf, yang kini menjadi tempat berdiri Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

 

Mulanya, tanah tersebut adalah tanah wakaf yang dalam kondisi sengketa. Dalam hal ini, Mardiyanto dinilai memiliki peran besar sebagai pencetus gagasan awal pembangunan MAJT sebagai tetenger (tanda) kembalinya tanah wakaf banda Masjid Agung Semarang (MAS) yang populer dengan sebutan Masjid Kauman. Bibit Waluyo, yang kini Gubernur Jateng terpilih, pada saat itu merupakan ketua tim pengembalian banda Masjid Kauman. Bos PTN Tensindo Tjipto Siswoyo juga dapat penghargaan, karena dia dinilai legawa mengembalikan tanah banda Masjid Kauman yang sebelum itu dikuasainya.

Gubernur mengatakan, kini saatnya kita membuka lembaran baru, untuk menapak masa depan yang lebih baik. Apa-apa yang buruk dari masa lalu, kita lupakan dan maafkan. Pernyataan Gubernur itu terkait keberadaan Tjipto Siswoyo, yang sebelumnya menguasai tanah wakaf banda Masjid Kauman.

Setelah melewati proses panjang, tanah wakaf seluas 119 hektar yang sempat ‘raib’ selama puluhan tahun, akhirnya bisa kembali. ‘’Penghargaan juga perlu diberikan kepada Alm Pak Supardjo Rustam (mantan Mendagri), mengingat jasa beliau juga sangat besar dalam proses kembalinya tanah wakaf banda Masjid Kauman. Hal itu tadi juga menjadi usulan Pak Tjipto Siswoyo,’’ imbuh Ali Mufiz, di sela-sela acara penganugrahan, (19/8).

Penghargaan juga diberikan kepada 18 tokoh, selain Mardiyanto, Bibit Waluyo, dan Tjipto Siswoyo, sesuai peran masing-masing pada proses kembalinya tanah wakaf banda Masjid Kauman dan pembangunan MAJT. [kr/aum] 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: