JAKARTA – Badan Wakaf Indonesia (BWI) mengoptimalkan momentum Haji 2025 dengan meluncurkan program penghimpunan wakaf bertajuk “Wakaf Menyempurnakan Kemabruran Haji dan Umrah”. Program ini secara khusus menyasar para jamaah haji Indonesia, memberikan kesempatan untuk meraih pahala jariyah sekaligus menyempurnakan ibadah di Tanah Suci.
Inisiatif ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Ali Imran ayat 92: “Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Apa pun yang kamu infakkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui tentangnya.”
Ajakan berwakaf ini disampaikan oleh Sekretaris BWI, H. Anas Nasikhin, M.Si, dalam acara serah terima jamaah kloter 17 ke Panitia Haji Embarkasi Jakarta di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa (6/5/2025).

“Menjadi tamu Allah (melaksanakan haji) adalah anugerah yang sangat spesial, banyak keajaiban saat melaksanakan ibadah haji,” ujar Anas Nasikhin di hadapan para calon jamaah haji.
Ia menekankan pentingnya mempersiapkan diri tidak hanya secara fisik dan mental, tetapi juga spiritual dengan memperbanyak amal kebaikan sebelum keberangkatan.
“Sebelum berangkat, mari bersedekah jariyah (wakaf) agar diberikan keselamatan dan kelancaran selama ibadah Haji,” imbaunya. Wakaf, sebagai sedekah jariyah, memiliki keutamaan pahala yang terus mengalir meskipun pewakaf telah tiada.
Selain mengajak berwakaf, Anas Nasikhin juga berpesan kepada para jamaah untuk senantiasa menjaga kesehatan, meluruskan dan menjaga niat semata-mata karena Allah, serta membangun semangat kebersamaan dengan saling membantu antar sesama jamaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Untuk memudahkan jamaah menunaikan wakaf, BWI menyediakan beberapa kanal. “Bapak Ibu dapat berwakaf pada QRIS yang ada di akhir buku manasik haji,” jelas Anas, menunjukkan kemudahan akses berwakaf.
Selain itu, program “Wakaf Haji dan Umrah” ini juga tersedia secara digital melalui platform BWI di apps.satuwakaf.id (https://bit.ly/WakafHajiUmrah), memungkinkan jamaah atau keluarga yang ditinggalkan untuk berwakaf kapan saja dan di mana saja dengan lebih praktis.
Program ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi jamaah haji 2025 untuk melengkapi keutamaan ibadah haji mereka dengan amal wakaf, meraih kemabruran yang sempurna, dan meninggalkan warisan kebaikan yang berkelanjutan.


