Wakil Menteri Agama Sebut Pembangunan Rumah Sakit Wakaf MAJT-BWI Bisa Bantu Pemerataan Pelayaan Kesehatan Publik

Wakil Menteri Agama Sebut Pembangunan Rumah Sakit Wakaf MAJT-BWI Bisa Bantu Pemerataan Pelayaan Kesehatan Publik  - IMG 20210908 WA0032 - Wakil Menteri Agama Sebut Pembangunan Rumah Sakit Wakaf MAJT-BWI Bisa Bantu Pemerataan Pelayaan Kesehatan Publik

Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa’adi, meresmikan groundbreaking pembangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang s

PERGANTIAN NAZHIR, BAGAIMANA SEHARUSNYA?
Melalui ISEF 2019, BWI Kenalkan Produk Wakaf Produktif Indonesia kepada Dunia
Wakaf Kesehatan di Era Kejayaan Peradaban Islam

Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa’adi, meresmikan groundbreaking pembangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang secara luring melalui virtual zoom pada  Rabu (09/08/2021).

Badan Wakaf Indonesia (BWI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas, dan Yayasan Masjid Agung Jawa Tengah (MATJ) berkolaborasi kembangkan wakaf produktif. Kolaborasi ini ditandai dengan lahirnya RSI MAJT-MAS, yang resmi dibangun secara simbolik dengan groundbreaking.

Dalam kegiatan tersebut,  Zainut Tauhid mendorong lembaga perwakafan untuk mengembangkan peran serta pengelolaanya secara produktif dan lebih banyak ragamnya sehingga dampak sosialnya bisa dirasakana masyarakat secara nyata. Salah satu contohnya adalah dengan pembangunan Rumah Sakit seperti yang dilakukan Nazhir Yayasan bBnda Masjid Agung semarang  (MAJT)melalui  zoom, Rabu (09/08/2021).

“Sudah kita tetapkan bersama, peran lembaga keagamaan akan kita dorong. Masjid dan lembaga perwakafan, adalah salah satu diantara yang tengah kita berdayakan untuk peran yang lebih luas guna memberikan manfat kepada masayarakat seperti untuk membangun Rumah Sakit seperti  yang dilakukan MAJT ini,” katanya.

Zainut Tauhid menambahkan,  langkah MAJT dalam mengelola tanah wakaf sebagai pusat pelayanan kesehatan, adalah bagian penting dalam menyusun model pengembangan perwakafan secara produktif.

“Rumah sakit islam, dibangun diatas tanah wakaf adalah perwujudan bahwa perwakafan sangat mendukung langkah pemerintah, yakni dalam membangun dan pemerataan pelayanan publik,” katanya.

Menguatkan, Ketua Badan Pelaksana Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA menyatakan pentingnya kolaborasi atau sinergi untuk mewujudkan sebuah kerja nyata di Semarang, Rabu (09/08/2021).

“Hari ini merupakan “perkawinan” antara Baznas, dengan BPKH, dengan BWI, akan melahirkan riil anak yang namanya RSI MAJT.”

 

Kontributor : Ani Nuryanti
Editor             : Akhmad Khayun

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: