Ketua BWI Raih Anugerah Tokoh Peduli Pendidikan Kaum Dhuafa

Ketua BWI Raih Anugerah Tokoh Peduli Pendidikan Kaum Dhuafa  - IMG 20210831 WA0012 - Ketua BWI Raih Anugerah Tokoh Peduli Pendidikan Kaum Dhuafa

Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA mendapatkan anugerah Budaya Akademik Islam Award (BudAI) 1443H. Penghargaan ini diberikan oleh Universitas Sultan Agun

Menteri Agraria dan Tata Ruang Dorong Tanah Wakaf untuk Disersertifikasi
Badan Wakaf Terima Kunjungan Studi Lapangan STIS Muhammadiyah Pringsewu Lampung
Sambut Ramadan dengan Konsisten Berwakaf

Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA mendapatkan anugerah Budaya Akademik Islam Award (BudAI) 1443H. Penghargaan ini diberikan oleh Universitas Sultan Agung Semarang (UNISSULA), Selasa, (31/08/2021 – 22 Muharram 1443H).

Rektor UNISSULA, Drs. Bedjo Santoso MT., PhD., menyampaikan, pertemuan ini merupakan tradisi yang indah, perenungan kolektif, perpindahan tahun, dari spirit hijrah Rasulullah saw . Setiap tahun di UNISSULA wajib diselenggarakan peringatan tahun baru Hijriyah, yang diantaranya dengan memberikan anugerah BudAI dalam rangka memberikan inspirasi.

Bedjo Santoso menyebut anugerah BudAI ini diberikan kepada Prof. Nuh dengan melihat jejak rekam dan kontribusinya di dunia pendidikan. Prof. Nuh dinilai berhasil memajukan dunia pendidikan di Indonesia, terlebih dengan membuka ruang bagi generasi potensial Indonesia yang tidak mampu untuk mengakses pendidikan dan cita-cita.

Lebih detail, rektor UNISSULA ini menjelaskan Prof. Nuh mendapat BudAI karena, pertama, Prof. Nuh adalah tokoh dengan rekam jejak bersih. Kedua, integritas Prof. Nuh dalam mengaplikasikan nilai-nilai Islam. Ketiga, aktif dalam bidang wakaf, muamalaf karena beliau juga komisaris Bank Mega Syariah, serta memiliki peran penting dalam dunia pers di Indonesia. Keempat, memiliki latar belakang akademik yang membanggakan.

“Rekam jejak beliau dalam membantu kaum lemah mengakses pendidikan, beliaulah yang mendeklair bidik misi saat menjadi Mendiknas tahun 2016.” terang Rektor UNISSULA lebih lanjut.

Mendapatkan penghargaan ini, Prof. Nuh menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih. Ketua BWI ini berharap, dengan penghargaan ini semoga terbangun tradisi akademik dengan nilai-nilai keislaman, sejalan dengan Risalah Rasulullah saw.

“Sungguh tugas kita adalah meneruskan apa yang telah Rasulullah lakukan.” ungkap Prof. Nuh.

Mengutip Qur’an Surat Al Ahzab, ayat 45, Prof. Nuh menyampaikan sebenarnya apa yang kita kerjakan adalah pembuktian tugas kenabian Rasulullah saw.

Wahai Nabi! Sesungguhnya Kami mengutusmu untuk menjadi saksi, pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. (Al Ahzab:45).

“Apa yang kita semua lakukan, capaian UNISSULA, adalah pembuktian bahwa apa yang Rasulullah lakukan melalui dinnul Islam adalah hal yang benar dan mulia. Oleh karena itu tugas kita terus membuktikan.” terangnya.

 

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: