Gerakan Wakaf untuk Indonesia Melihat

Gerakan Wakaf untuk Indonesia Melihat  - Kebangkitan Wakaf - Gerakan Wakaf untuk Indonesia Melihat

Serang, 22 Mei 2021, Dalam rangka turut mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan upaya meningkatkan taraf kesehatan masyarakat untuk daera

Wakaf Sebagai Pendorong Perekonomian Masyarakat
Siapakah yang Boleh Menjadi Nazhir Wakaf?
Kemenag Dorong Wakaf Jadi Instrumen Penanggulangan Dampak Pandemi Covid-19
Serang, 22 Mei 2021, Dalam rangka turut mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan upaya meningkatkan taraf kesehatan masyarakat untuk daerah Banten pada khususnya & Indonesia pada umumnya. Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Badan Wakaf Indonesia mendirikan Rumah Sakit khusus mata di Kota Serang, Banten. RS tersebut berdiri diatas tanah wakaf milik keluarga Bapak  Achmad Wardi, sehingga diberi nama Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DD.
Sejak diresmikan pada tahun 2018 hingga saat ini, perjalanan RS Mata Achmad Wardi telah memasuki tahun ke empat dalam melayani masyarakat menangani masalah kesehatan mata, dan akan terus berusaha berkembang agar semakin banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.
Dalam rangka memperingati Milad RS Mata Achmad Wardi BWI-DD yang jatuh pada tanggal 21 April 2021, RS Mata Achmad Wardi BWI-DD mengadakan serangkaian kegiatan dengan tema “Kebangkitan Wakaf untuk Indonesia Melihat 2021”.
Pelaksanaan kegiatan tersebut adalah sebagai wujud syukur RS Mata Achmad Wardi atas perjalanan yang telah dilewati dan segala pencapaian yang telah didapatkan untuk terus membantu masyarakat khususnya dalam mengatasi masalah penglihatan. Harapannya dengan adanya program sosial yang di adakan oleh RS Mata Achmad Wardi seperti 3000 operasi gratis untuk dhuafa, senilai 3 miliar untuk operasi retina dan glaucoma, kacamata gratis untuk santri & Kyai se-Banten, serta 3000 wakaf alquran Braille untuk tunanetra, akan lebih banyak lagi masyarakat yang terbantu.
Kebangkitan Wakaf untuk Indonesia Melihat 2021 ini di hadiri oleh beberapa stakeholder diantaranya: Prof. Dr. H. Muhammad NUH, DEA (Ketua Badan Pelaksana BWI),  Dr. Drs. H. Wahidin Halim, M.Si (Gubernur Banten),  Nasyith Majidi (Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika), Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, SpM (K) (Menteri Kesehatan RI (2014-2019), dr. Moh. Badrus Sholeh, M.Kes (Direktur Utama RS Mata Achmad Wardi BWI-DD), dr. M. Sidik, Sp.M (K) (Ketua Umum Perdami Pusat), dr. Uyik Unari, Sp.M (K) (Founder Eyelink Group), Ust. Yusuf Mansur (Dai Indoensia).
Gerakan wakaf produktif ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahtraaan umat. RS Mata Achmad Wardi terus berupaya untuk memberikan fasilitas dan kemudahan untuk mendapatkan pelayanan mata bagi masyarakat yang mempunyai keluhan mata. Dengan program Wakaf untuk Indonesia Melihat harapanya masyarakat yang tidak punya biaya untuk operasi mata bisa mengikuti program ini, sehingga kebermanfaatan dalam program ini bisa di rasakan langsung oleh masyarakat luas. ucap dr. Moh. Badrus Sholeh, M.Kes selaku direktur utama RS Mata Achmad Wardi BWI-DD.
Prof. Dr. H. Muhammad NUH, DEA (Ketua Badan Pelaksana BWI) dalam penyampaiannya, beliau mengajak masyarakat luas untuk mau berwakaf. Sehingga RS Wakaf seperti RS Mata Achmad Wardi bisa di duplikat dan di bangun di berbagai Kota/Kabupaten di Indonesia. Selain itu juga Nasyith Majidi (Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika) menyampaikan akan kebermanfaatan wakaf untuk kesehatan, yang dimana Rumah Sakit wakaf menjadi salah satu solusi untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang tidak mampu.
Wakaf menjadi hal yang penting untuk kita pahami, karena banyak kebermanfaatan yang akan didapat. Selain itu juga wakaf bisa memberikan kesejahteraan untuk umat dalam berbagai aspek seperti kesehatan juga pendidikan yang nantinya akan terus berkembang dan mampu menciptakan hal baru untuk kehidupan masyarakat luas kelak.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: